Senin, 13 Januari 2014

Menjelang Meninggalnya Jimmy

Menjelang Meninggalnya Jimmy "The
Rev" Sullivan dan yang Terjadi
Setelah Itu
27 Desember 2009, personil Avenged
Sevenfold sedang berada di resepsi
pernikahan teman mereka Matt Berry di
rumahnya Huntington Beach, California.
Hari yang menyenangkan, hari keluarga,
hari penuh senyuman dan cerita
panjang, pelukan hangat, dan bir dingin.
Matt (bukan M. Shadows) dan saudara
kembarnya Jason, A7X's merch guy dan
teknisi drum, membeli tong bir untuk
tamu mereka, dan saat matahari
tenggelam dan hari telah berakhir,
seseorang menyarankan untuk
melanjutkan pesta dirumah M. Shadows.
Dengan sopan sang frontman menolak
ide tersebut: dia ingin bangun jam 6 am
untuk berkendara 2 jam untuk bermain
golf di Santa Barbara dan memulai
perjalanan dalam keadaan mabuk bukan
ide yang bagus. Itu isyarat untuk
temannya Synyster Gates, Zacky
Vengeance, dan Johnny Christ untuk
bilang selamat malam juga, tapi sang
drummer Jimmy "The Rev" Sullivan -
selalu menjadi kehidupan dan jiwa
setiap pesta Avenged- memutuskan
untuk lebih bersenang-senang, dan
lenyap dalam malam bersama teman-
teman, "happy as a clam" M. mengulang.
"Pesta itu mungkin berakhir lebih cepat,
tapi pesta tidak akan berakhir untuk
Jimmy," kata M. "Jimmy seperti
seseorang yang mau hang out dengan
siapapun, kapanpun dan apapun yang
mereka minta, dia menjadi: dia bisa
berteman dengan siapapun. Satu waktu
untuk semuanya...
"Jam 1 pm hari berikutnya, setelah dia
selesai bermain golf, M. menerima
telepon yang memberitahu bahwa
Jimmy meninggal. Teman baiknya yang
baru berusia 28 tahun. Dalam
kegelapan, kesedihan, hari yang
merusak hari-hari berikutnya, M. tetap
bertanya pada dirinya sendiri
"Bagaimana jika?""Bagaimana jika dia
membukakan pintu untuk teman2nya di
malam yang penting itu?","Bagaimana
jika mereka mabuk hingga tong kering,
bercanda hingga matahari terbit, dan
terkapar di lantai seperti biasanya?"
6 bulan setelah temannya dikuburkan,
pertanyaan itu terus ada dalam pikiran
M.: dia tahu hal itu bisa saja terjadi."Jika
tong bir datang ke rumahku Jimmy tidak
akan ditempat lain melakukan apapun
yang dia lakukan." dia bicara perlahan.
"Dia seharusnya bersamaku dan seluruh
teman kami, dan kami ada untuk
membantunya jika terjadi sesuatu. Tapi
aku seperti 'aku terlalu lelah' dan
kemudian tidak ada seorang pun yang
hang out, dan dia pergi sesuai
kemauannya dan melakukan apa yang
ingin dia lakukan tanpa teman yang
sangat dekat dengan kami dan
akhirnya... itu terjadi. It was just insane
to me, insane."
Hari ini, M.,Synyster, Zaccky dan Johnny
berada di studio photo mewah di
Newport Beach, 20 menit perjalanan
dari rumah mereka Huntington Beach.
Hari sebelum ulang tahun Synyster yang
ke-29 -dengan ramah Syn mengajak
makan malam dengan ibu dan ayahnya
untuk mengajak Kerrang! untuk sushi
dan bir- dan dia dan personil lain dalam
keadaan baik, bercerita tentang akhir
pekan Hari Kemerdekaan 4 Juli dan
menyindir satu sama lain tentang
potongan rambut dan berat badan,
sebagai teman di band hal ini biasa
dilakukan sebelum pengambilan
gambar.Keduanya, M. dan Synyster
menunjukkan cincin pernikahan -tahun
lalu M. menikahi pacarnya Valary
DiBenedetto 17 Oktober, Syn menikahi
saudara kembar Valary, Michelle 3 bulan
yang lalu, Mei- dan M. juga dalam
perawatan jempol yang patah, akibat
bentura di lapangan basket 3 minggu
yang lalu.
M. bilang bahwa sekarang dan
selanjutnya, setiap dia berjalan keluar
lapangan di akhir pertandingan dengan
temannya, dia selalu didekati dengan
kata-kata asing tentan simpati untuk
kematian Jimmy, dan memberitahunya
bahwa mereka tahu dia drummer yang
sangat hebat yang mungkin dia ingin
tahu. Kadang, dia menemukan demo di
mailbox nya, disertai surat yang
memberitahu kalau dia bisa
menghentikan pencarian drummer
berikutnya setelah Jimmy sekarang.
Siang hari 28 Desember, setelah
kematian Jimmy menghentak internet,
manager band, Larry Jacobson
sebenarnya menerima telepon tidak
kurang dari 5 drummer, masing-masing
ingin tahu apakah mereka bisa mengisi
drum yang kosong. Dengan tidak sensitif
dan murah hati, personil Avenged
Sevenfold mengerti: bahwa beberapa
orang yang bodoh yang mengira bisa
bergabung dengan band, dan dengan
gampang menganggap Avenged
Sevenfold adalah bagian dari dunia
showbiz, dunia dimana 'pertunjukkan
harus tetap berjalan'. Bagaimanapun,
dengan pengecualian Led Zeppelin, yang
bubar setelah kematian sang drummer
John Bonham tahun 1980, rock band
telah terbukti sangat tegas menghadapi
tragedi, dengan contoh, AC/DC, Def
Leppard dan Metallica, melanjutkan
setelah kehilangan personilnya.Sejauh ini
keempat personil Avenged Sevenfold
yang bertahan sangat prihatin, apapun
yang mereka lakukan saat ini adalah
untuk teman mereka Jimmy. Zacky
mengulang hari ketika temannya
membuat tato 'Fiction' di dadanya:
ketika Zacky bertanya kenapa Jimmy
memilih tato itu, sang drummer
menjawab,"Karena jika orang
mendengar tentang kisah hidupku
mereka tidak akan percaya". Misi band
saat ini, seperti yang Zacky lihat, adalah
memastikan dunia mendengar cerita itu
denga volume maksimal.
"Hari sebelum dia meninggal, Jimmy
mengutip Winston Churchill, kutipan
terkenal dimana Churichill ditanya
apakah sejarah akan bersikap baik
padanya, dan dia bilang,'Akan bersikap
baik padaku, karena aku berniat untuk
menulisnya," kata Zacky
perlahan."Jimmy melakukannya dengan
aksen English, dan cerutu di mulutnya.
Dia benar: dia meninggalkan kami,
sahabatnya yang memberikan seluruh
harapan dan kepercayaan, untuk
menulis buku tentangnya. Cara dia
menjalani kisah hidupnya adalah cara
yang kami untuk menceritakan kisah-
kisahnya. And I think that's
unbelievable."
Jadi jika kami berjalan sebagai band,"
kata Syn melanjutkan,"dan jika kami
melanjutkan warisan Jimmy dan
menceritakan kisah Jimmy, kemudian
kami harus membuatnya seperti ini:
kami harus menceritakan ke media, kami
harus melakukan pengambilan foto,
kami harus melakukan semuanya
bersama menjadi sebuah band."
"Setelah Jimmy meninggal, kami telah
selesai; minggu pertama kami selesai,"
tambahnya,"Kami semua duduk dan
bilang,'Kami harus menyerah, tanpa
Jimmy tidak ada Avenged Sevenfold'.
Tapi ketika kami duduk dan berbicara
dengan keluarga Jimmy, mereka
bilang,'Kalian harus melakukan ini'.
Saudara Jimmy Katie bilang,'Jika itu
salah satu dari kalian, apa yang kalian
inginkan dari yang lain? Kalian harus
melanjutkannya. Jimmy meninggalkanmu
sebuah hadiah, dan dia ingin kalian
melakukannya ini untuk kalian sendiri,
tapi dari kami, keluarga Sullivan,
lakukan ini untuk dia, tolong'. Hal itu
seperti menghentak kami."
Jadi sekarang kami telah didorong oleh
keluarganya, oleh teman kami, keluarga
kami, label, managemen, media,
semuanya." tambahnya."Meskipun
sedikit. Menyebalkan. Tapi keseluruhan,
aku merasa tersanjung kami didorong
untuk melakukan ini."itu menjadi tekad
dan harapan Avenged untuk
menghormati warisan teman mereka
yang mendorong sakit hati band untuk
membuat album kelima mereka dalam
masa yang gelap.Musik sudah selesai
sebelum band mengambil cuti 2 minggu
untuk libur natal: bagian terakhir dari
album, emotional piano ballad ditulis
oleh Jimmy dan aslinya berjudul Death
(kemudian diganti menjadi Fiction,
untuk menghormatinya), diselesaikan
sang drummer 3 hari sebelum dia pergi.
Album telah dinamai Nightmare: saat ini
setelah direkam, judul tersebut benar-
benar menjadi mengerikan.Proses
rekaman, kata Zacky, adalah yang paling
berat selama ini. Keempatnya masih
merasa kaku, trauma, rapuh, kewalahan.
Air mata dan putus asa dan ledakan
amarah: saat ini, masing2 dari mereka
bertanya-tanya apakah mereka bisa
melalu ini. Tapi dengan bantuan,
friendship, dan bimbingan dari
drummer Dream Theater, Mike Portnoy
- drummer favorit Jimmy, dan band
hanya meniru irama yang telah dia tulis-
mereka melalui ini, membuat album
yang dark, emosional dan mengharukan
yang akan kau dengar tahun ini, dan
salah satu yang mereka mengerti
sangatlah bangga."Ketika kami membuat
album kami tidak melakukan
dokumentasi foto," Synyster
menjelaskan."Kami tidak ingin fans
melihat kami senang, kami tidak ingin
fans melihat kami sedih, kami tidak ingin
seorangpun men-judge kami ketika kami
melakukan sesuatu yang kami butuhkan
untuk melanjutkan warisan. Sangat
menyebalkan bagi kami untuk
memutuskan ini. Tapi kami telah
menyelesaikan ini untuknya. Kami
melakukan ini untukmu, Jimmy.""Ketika
kami duduk dan mendengarkan ini di
hari terakhir, kami tahu setidaknya kami
mengubah dunia kami sendiri," kata
Zacky."Ketika kau mendengarkan ini,
akan membuatmu menggigil."
Mereka telah disakiti oleh beberapa
terutama kekejaman review Nightmare
yang terlalu awal -tidak sedikit satu dari
UK music website yang dengan tidak
ramah bertanya-tanya mengapa band
tidak bisa hanya bangun dan
melanjutkan- dan disakiti oleh sugesti
yang salah bahwa teman mereka Jimmy
merupakan pecandu narkoba, rumor
yang beredar menyusul laporan Orange
County Coroner menyimpulkan bahwa
sang drummer meninggal karena efek
kombinasi dari 4 resep obat-obatan -
Oxycodone, Oxymorphone, Diazepam,
Nordiazepam- dan ethanol."Jimmy tidak
ketagihan pada apapun," jelas Synyster,
"Dia ketagihan pada hidup. Dia adalah
bintang jatuh dan itu terbakar dengan
cepat."Ada momen hari ini ketika
masing2 dari mereka terlihat hampir
menangis saat mencari kata yang tepat
untuk mengatakan ingatan tentang
teman mereka. Hari ini, Zacky
menambahkan menjadi hal yang biasa
ketika melihat nomor telepon Jimmy
dalam contact list nya dapat membawa
kenyataan yang pahit dari ketidak
hadiran teman mereka. "Apapun yang
kami lakukan sekarang berada di bawah
mikroskop," tambah Zacky,"dan setiap
langkah yang kami buat seperti berjalan
di ladang emas. Semua orang akan
membuat pendapat mereka masing2
dari setiap foto yang mereka lihat dan
setiap kata yang mereka baca."Tapi aku
tidak takut dengan itu," dia menegaskan,
saat dia merenungkan masa
depan."Karena kami tidak ada dalam
show, orang2 mulai melihat seperti apa
kami. Orang2 akan melihat aku di
negara bagian paling lemah,aku merasa
tersanjung sejauh manusia bisa. Kau
merasa kau berada di puncak dunia dan
kau ditinggalkan tanpa apapun: kau
tidak lama lagi tidak akan menjadi
rockstar lagi, kau seperti manusia yang
lain. Dan perasaan itu
terdokumentasikan dalam album ini.
Orang2 akan tahu apapun yang akan
kami lalui, mereka akan melihat
kejujuran kami. Dan karena kami telah
melalui yang terburuk, setiap hal kecil
sekarang -menyelesaikan album, merilis
single pertama, melihat ini seperti roket
ke peringkat pertama chart - berarti
lebih."Sedangkan sebelum kau
mengambil sesuatu untuk diberikan,
sekarang aku merasa dihargai atas
setiap kemenangan kecil yang kami
punya," dia melanjutkan. "Dan kami
tahu kami punya ribuan bahkan jutaan
orang merayakan setiap kemenangan
kami, yang mana ini perasaan yang luar
biasa. Jimmy melakukan banyak
kontribusi untuk kami dan sekarang
kami akan melanjutkan warisannya di
pundak kami dan memberikan ini ke
seluruh penjuru dunia.""Aku melihat
kedepan untuk melihat fans kami lagi,"
tambah Synyster. "Kami telah
menghabiskan berbulan-bulan tidak
menunjukkan wawasan apapun dalam
diri pribadi kami dan akan sangat bagus
untuk melihat fans kami lagi. Aku yakin
akan ada orang menangis di barisan
depan, dan barisan kedua dan barisant
ke 50, dan kami akan melihat itu, dan
kami akan melihat tanda yang mereka
angkat keatas, dan itu akan menjadi
sangat spesial. Kami selalu terbuka dan
kami percaya dengan hubungan kami
dengan fans, jadi aku rasa itu langkah
selanjutnya bagi kami: bukan hanya
bicara tentang situasi ini, kami punya
album yang telah dirilis dan
memainkannya untuk orang2, dan
bicara dengan mereka dan
berkomunikasi adalah sesuatu yang
membuatku tertarik."Tapi sekarang,
mereka telah menyelesaikan bisnis,
untuk Jimmy dan untuk masing2."Hari
dimana Jimmy meninggal aku berpikir
band telah selesai," kata M. Shadows
pelan. "2 minggu setelah dia meninggal
aku masih berpikir band telah selesai.
Setelah 3 minggu aku mulai berpikir
untuk rekaman, hanya untuk
menyelesaikan apa yang telah kami
mulai dengan Jimmy. jadi kau tidak akan
tahu apa yang akan kau rasakan 1 atau
2 tahun mendatang. Tidak ada
keputusan untuk membawa Jimmy
kembali saat ini. Jadi sekarang waktunya
untuk melangkah ke depan dan
melakukan apa yang kami ingin lakukan
sampai kami bisa melihatnya lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar